Syarat Yang Harus Dipenuhi Untuk Mengajukan Klaim Asuransi Kecelakaan Diri

Bagi seorang pekerja dengan tingkat risiko yang tinggi, sudah seharusnya memiliki asuransi kecelakaan diri sebagai usaha perlindungan dan juga persiapan atas segala kemungkinan buruk yang terjadi. Anda mungkin salah satu orang yang mulai tertarik atau justru baru saja mendaftarkan diri untuk menjadi peserta asuransi kecelakaan? Apakah sebelumnya Anda sudah mengetahui secara pasti apa itu asuransi kecelakaan diri serta perbedaannya dengan produk asuransi lain? Jika masih belum mengetahui, coba simak penjelasan singkat pada artikel ini.

Klaim Asuransi Kecelakaan Diri

1. Tentang asuransi kecelakaan diri
Tidak sulit untuk mencari produk asuransi kecelakaan diri karena saat ini sudah banyak perusahaan asuransi besar yang menyediakan produk ini. Meski begitu, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai asuransi kecelakaan diri, membuat penggunanya sedikit. Selain itu, anggapan bahwa asuransi kecelakaan diri sama dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, turut membuat jumlah pengguna produk ini masih sedikit.

Jika digali lebih dalam, sebenarnya asuransi kecelakaan diri berbeda dengan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan. Letak perbedaannya adalah cakupan serta risiko jaminannya. Asuransi kecelakaan diri adalah asuransi yang memberikan proteksi terhadap risiko kecelakaan yang mengakibatkan cidera pada tubuh, seperti misalnya kecelakaan kerja.

2. Syarat pertanggungan yang disetujui oleh perusahaan asuransi
Perlu diketahui, bahwa tidak semua jenis kecelakaan atau cidera mendapat pertanggungan dari pihak penyedia asuransi. Beberapa risiko yang dapat menjadi pertanggungan pihak asuransi diantaranya adalah:

  • Kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya cidera, di mana cidera tersebut berasal dari penyebab luar. Bukan karena disengaja atau disebabkan oleh diri sendiri.
  • Kecelakaan yang terjadi mengakibatkan hilangnya salah satu atau sebagian anggota badan sehingga terjadi cacat permanen.
  • Kecelakaan yang terjadi membuat pemilik polis asuransi harus menjalani perawatan medis yang cukup lama sehingga membuat taraf hidupnya menurun.
  • Pemilik polis dinyatakan hilang atau tidak ditemukan selama jangka waktu 60 hari setelah hari kecelakaan terjadi.
  • Kecelakaan membuat pemilik polis meninggal dunia. 

Semakin tinggi risiko dari sebuah pekerjaan yang dilakukan, biasanya akan semakin tinggi juga tingkat premi asuransi yang harus dibayar. Namun jangan khawatir, Anda tetap bisa bisa memilih tarif premi yang sesuai dengan kesanggupan Anda sebagai pengguna asuransi.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Syarat Yang Harus Dipenuhi Untuk Mengajukan Klaim Asuransi Kecelakaan Diri"

Post a Comment